Christopher Columbus Bukan Penemu Benua Amerika?

Table of Contents

Christopher Columbus dari Italia apakah benar penemu benua Amerika

Selama bertahun-tahun banyak buku pelajaran di dunia, termasuk Indonesia, mengatakan bahwa Christopher Columbus adalah penemu benua Amerika. Ia dikenal sebagai tokoh penting dalam penjelajahan dunia dan sering disebut sebagai orang pertama yang menemukan “Dunia Baru” pada tahun 1492.

Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu.

Meski perjalanan Columbus mendorong bangsa Eropa menjelajahi dan menjajah wilayah Amerika, sebenarnya benua ini sudah lama dihuni manusia jauh sebelum ia tiba.

Bukti ilmiah dari penelitian sejarah, arkeologi, dan genetika menunjukkan bahwa manusia pertama sampai di Amerika sekitar 30.000 tahun lalu melalui jembatan darat Beringia yang menghubungkan Asia dan Amerika pada zaman es. Para pendatang awal inilah yang menjadi nenek moyang masyarakat asli seperti suku Maya, Aztec, Cherokee, Inuit, dan suku-suku Native American lainnya.

Selain itu, ada juga bangsa Eropa lain yang tiba di Amerika sebelum Columbus. Viking, yang dipimpin Leif Erikson, sudah sampai di wilayah yang sekarang bernama Newfoundland, Kanada sekitar tahun 1021 M, hampir 500 tahun sebelum Columbus. Mereka bahkan sempat mendirikan permukiman kecil di sana.

Siapa yang Pertama Datang ke Amerika?

Penduduk Asli Amerika

Manusia awal tiba di Amerika dari Asia dengan berjalan kaki saat permukaan laut masih rendah. Mereka menetap, membangun budaya, bahasa, dan peradaban jauh sebelum orang Eropa datang.

Bangsa Viking

Catatan sejarah Nordik dan temuan arkeologi di situs L’Anse aux Meadows membuktikan Viking pernah tinggal di Amerika Utara. Artefak dan sisa bangunan menunjukkan mereka membuat besi, memperbaiki kapal, dan hidup dari alam sekitar di sana.

Apa yang Sebenarnya Dilakukan oleh Columbus?

Columbus berlayar dari Spanyol untuk mencari rute perdagangan menuju Asia. Ia justru mendarat di wilayah Karibia, bukan daratan utama Amerika Utara. Lokasi yang ia datangi antara lain:

  • Kepulauan Bahama
  • Amerika Tengah
  • Sebagian Amerika Selatan

Nama Amerika sendiri diambil dari penjelajah lain, Amerigo Vespucci, yang menyadari bahwa wilayah tersebut adalah benua baru, bukan Asia.

Jadi, intinya Columbus bukan penemu Amerika, tetapi ia membuka jalan bangsa Eropa untuk masuk, menjajah, dan menguasai wilayah tersebut.

Kesimpulan

  • Amerika sudah dihuni manusia ribuan tahun sebelum Christopher Columbus datang.
  • Viking telah menginjakkan kaki di Amerika sekitar 500 tahun lebih awal dari Columbus.
  • Narasi “Columbus penemu Amerika” adalah pandangan sejarah lama yang kini diluruskan para ahli.
  • Peran Columbus lebih tepat disebut pembuka jalur kolonisasi Eropa, bukan penemu benua Amerika.

Referensi

Unesco: L’Anse aux Meadows National Historic Site